Mengenal Apa itu Pattern Double Top dan Cara Menggunakannya

Pattern Double Top – Formasi pergerakan harga yang dikenal sebagai Double Top Pattern adalah formasi yang membentuk dua level tinggi (puncak) secara berurutan, menyerupai dua gunung berjajar atau huruf M. Puncak gunung pertama dapat sama atau sedikit lebih rendah daripada puncak gunung kedua.

Double Top Pattern biasanya merupakan sinyal reversal bearish, atau pergeseran tren pergerakan harga dari tren naik ke tren turun. Investor saham dan kripto harus mewaspadai munculnya pola ini karena reli harga kemungkinan besar telah berakhir dan akan memasuki tren bearish lagi.

Cara menggunakan Pattern Double Top

Meskipun Double Top Pattern sangat akurat, investor dan trader sering salah mengidentifikasinya. Dalam trading dengan Pattern Doble Top, terburu-buru melakukan trading setelah terbentuk dua puncak (Doble Top). Karena pergerakan harga masih dapat berbalik selama belum terjadi breakout, ini adalah keputusan yang tidak bijak. Tidak ada breakdown atau breakout dari pattern Doble Top, jadi reversal tren belum terbukti. Pergerakan harga yang sudah membentuk Double Top mungkin memantul dari Support dan bergerak lebih kencang hingga membentuk “puncak” baru.

Tips Trading menggunakan Pattern Double Top

Untuk trading instrumen keuangan, berikut adalah cara menggunakan Chart Pattern Doble Top:

  1. Pola Double Top terbentuk ketika harga instrumen keuangan mencapai dua puncak yang hampir sama pada level yang sama, dengan level resistance di antara kedua puncak tersebut. Anda harus mengidentifikasi pola chart ini sebelum menggunakan pola Double Top.
  2. Setelah Anda menemukan pola Double Top, Anda harus memastikan sinyal pembalikan harga muncul. Ketika harga instrumen keuangan berhasil menembus level support yang terbentuk di antara kedua puncak, terjadi pembalikan harga pada Double Top.
  3. Setelah Anda memastikan bahwa sinyal pembalikan harga benar, Anda harus menemukan level stop loss dan take profit yang tepat. Level stop loss dapat ditemukan di atas level resistance pada pola Double Top, dan level take profit dapat ditemukan sebesar jarak antara level resistance dan level support.
  4. Pola Double Top dapat digunakan bersama dengan indikator seperti Moving Average, Relative Strength Index (RSI), dan MACD untuk meningkatkan keberhasilan trading dan akurasi analisis.

Baca Juga :

***