Cara Melakukan Backtesting Trading Yang Baik dan Benar

Backtesting Trading

Themarketmogul.comBacktesting Trading. Backtesting adalah kegiatan yang di lakukan untuk menguji strategi trading menggunakan data-data di masa lalu. Kemudian, tujuannya untuk mengetahui penerapan strategi trading di masa kini sudah menghasilkan keuntungan atau belum. Pada intinya, strategi trading yang dapat menghasilkan keuntungan di masa lalu, maka bisa di gunakan untuk mendapatkan laba pada saat ini. Walaupun ada kemungkinan bahwa strategi yang di terapkan belum berhasil. Dengan keberadaan backtesting trading bisa memberikan hasil pengujian yang di dapatkan lebih bisa di percaya. Lalu, bagaimana cara menguji strategi trading tersebut? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Gambar by pintu.co.id

Cara Melakukan Backtesting Trading

Backtesting trading dapat di gunakan untuk berbagai pilihan aset, mulai dari saham hingga forex. Dengan melakukan backtesting, trader akan memperoleh informasi seperti perkiraan net profit dan net loss yang di terapkan dalam strategi sebelumnya. Berikut ini adalah cara yang bisa di lakukan dalam menguji strategi trading tersebut, antara lain:

1. Menentukan Strategi Trading

Hal pertama yang harus di lakukan sebelum melakukan backtesting adalah menentukan strategi trading yang di lakukan pengujian. Kemudian, strategi trading yang bisa di uji, mulai dari indikator yang di gunakan, kapan trader akan mengambil profit, kapan akan terjadi stop loss, dan aset yang di perjual belikan. Hal ini bertujuan untuk mengukur keberhasilan strategi trading yang di gunakan sebelumnya. Selain itu, strategi trading tersebut harus di tulis di bagian trading plan trader.

Gambar by pintu.co.id

2. Pilih Jangka Waktu Yang Tepat

Dengan memilih jangka waktu pada backtesting tentunya memberikan peran yang penting. Ini karena dalam periode tertentu harga aset akan bergerak dengan arah yang berbeda. Kemudian, hasilnya tidak akan relevan dalam melakukan backtest untuk data saham selama 1 tahun. Apabila saham tersebut mengalami suspend sepanjang 1 tahun membuat harganya menjadi datar. Agar pengujian strategi yang di lakukan tepat, Anda harus memastikan para trader melakukan backtest dalam periode waktu yang cukup panjang, misalnya 1-4 tahun. Sebab, dalam periode tersebut harga aset sudah pernah melewati titik terendah dan tertinggi. Sehingga, hasilnya cukup relevan untuk di gunakan dalam strategi trading selanjutnya.

3. Membuka Aplikasi Trading

Untuk menerapkan backtesting secara nyata, hal yang harus di lakukan adalah membuka aplikasi trading. Perlu di ingat bahwa setiap aplikasi trading mempunyai fitur backtesting yang berbeda, mulai dari logo, gambar, nama, sampai fitur tambahan. Namun, rata-rata dalam melakukan backtesting bisa dengan menekan menu putar ulang. Kemudian, para trader akan memilih jangka waktu trading yang di inginkan. Untuk itu, Anda bisa mencoba melakukan klik di salah satu titik merah putus-putus yang berada dii waktu tertentu pada layar. Lalu, pilihlah indikator teknis yang di inginkan. Lakukan pengamatan terhadap pergerakan grafik harga sesuai dengan kecepatan yang sudah di pilih oleh trader.

Gambar by pintu.co.id

4. Memperhatikan Memori Smartphone

Pada umumnya semakin cepat waktu dalam melakukan backtesting, maka memori smartphone yang di butuhkan menjadi besar. Tidak menutup kemungkinan apabila smartphone atau laptop menjadi lemot bahkan ngehank. Untuk itu, pastikan bahwa trader sudah melakukan backtesting dengan kecepatan yang pas dan tidak terlalu cepat. Kemudian, waktu yang terlalu cepat dalam melakukan backtesting pada trading memberikan hasil yang tidak baik. Ini karena trader menjadi tidak fokus untuk mengamati pergerakan harga aset. Sehingga, ada baiknya untuk menentukan kecepatan waktu sedang saat melakukan backtesting.

Demikian penjelasan menarik tentang cara melakukan backtesting trading yang baik dan benar dalam artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.