Pengertian dan Jenis Saldo Normal HPP Dalam Akuntansi

Saldo Normal HPP

Themarketmogul.comSaldo Normal HPP. Salah satu hal penting dalam proses pembuatan laporan keuangan adalah saldo normal. Sementara itu, HPP berperan penting dalam menentukan harga jual. Oleh karena itu, HPP harus di tentukan dengan benar dalam membuat laporan keuangan. Hal ini bertujuan agar tidak keliru dalam mengambil keputusan yang menyebabkan kerugian. Lalu, apa pengertian saldo normal HPP dalam akuntansi? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Gambar by Jurnal.id

Pengertian

Saldo normal merupakan perhitungan yang di gunakan untuk menganalisis laporan keuangan. Kemudian, perhitungan tersebut dapat memberikan perkiraan terhadap jumlah saldo yang berbeda antara kredit dan debit pada akun sebelum proses pembukuan.

Fungsi

Berikut ini adalah fungsi yang dapat di ketahui dalam perhitungan akuntansi tersebut, antara lain:

  1. Pertama adalah memberikan kemudahan dalam membaca laporan keuangan. Hal ini tentunya bisa mengetahui saldo normal pada akun tersebut dengan lebih jelas. Kemudian, cara ini dapat di lakukan dengan melihat posisi yang berada di sebelah kiri artinya keuangan perusahaan sedang aman. Sedangkan, posisi akun di sebelah kanan, maka keuangan perusahaan tersebut dalam kondisi minus.
  2. Kedua adalah mengelompokkan akun riil yang berupa harta atau aktivitas, mulai dari perlengkapan, peralatan, dan lain sebagainya. Kemudian, debit yang terdapat dalam akun tersebut akan bertambah dan posisi kredit menjadi berkurang.
  3. Ketiga adalah menentukan posisi jumlah pengurangan dan penambahan pada debit atau kredit tersebut. Hal ini tentunya harus di lakukan dengan menyusun laporan keuangan yang sesuai prosedur. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahan.
  4. Keempat adalah menentukan saldo debit dan kredit dari sistem akuntansi yang di gunakan. Kemudian, posisi saldo dapat menunjukkan bagian-bagian yang terdapat dalam menentukan akun aset, pendapatan, modal, kewajiban, dan lain sebagainya.
Gambar by Jurnal.id

Tujuan Menentukan HPP

Berikut ini adalah tujuan dalam menentukan HPP dalam akuntansi, antara lain:

  1. Dapat mengetahui jumlah biaya yang harus di keluarkan dalam melakukan produksi barang dan jasa sampai selesai.
  2. Aspek yang paling penting dalam melakukan penyusunan laporan laba dan rugi pada perusahaan.  
  3. Dapat di jadikan sebagai bentuk dalam mengevaluasi terhadap produk yang bisa diterima oleh pasar dan tidak melihat dari jumlah produk yang berhasil di jual.
  4. Dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan harga jual produk ke pasaran.
  5. Dapat menentukan jumlah keuntungan yang di hasilkan dari penjualan produk tersebut.

Jenis Saldo Normal HPP

Berikut ini adalah jenis-jenis perhitungan saldo HPP dalam akuntansi, antara lain:

  1. Akun Aset : Dalam akun aset, posisi normal terdapat sisi debit yang lebih besar di bandingan dengan kredit. Hal ini karena aset saldo normal berpengaruh sangat besar di sisi debit. Kemudian, aset tersebut terdiri dari kas, bank, peralatan, piutang, persediaan barang, dan pembayaran muka.
  2. Akun Beban : Pada akun beban, saldo normal berada dalam posisi debit pengeluaran uang suatu perusahaan. Mulai dari beban administrasi, gaji, iklan, sewa toko, beban penjualan, dan lain sebagainya.
  3. Akun Pendapatan dan Biaya : Dalam akun ini, saldo normal berada dalam posisi kredit dan berhubungan dengan aktivitas penjualan jasa atau barang.
  4. Akun Liabilitas dan Ekuitas : Akun liabilitas menjadi kewajiban pembayaran utang bagi pihak lain dan ekuitas di peroleh dari hasil keuntungan dalam membangun suatu usaha.
Gambar by ocbc.id

Demikian penjelasan menarik tentang pengertian dan jenis saldo normal HPP dalam akuntansi pada artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.