Pengertian dan Contoh Utang Wesel Jangka Panjang

Contoh Utang Wesel Jangka Panjang

Themarketmogul.comContoh Utang Wesel Jangka Panjang. Utang wesel jangka panjang adalah pinjaman yang memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun. Secara umum, utang wesel adalah catatan yang di buat oleh debitur untuk membayar sejumlah uang yang di pinjam dari kreditur dalam jangka waktu tertentu. Hal ini di lakukan perusahaan untuk memberikan dana yang berhubungan dengan aktivitas operasionalnya. Lalu, apa saja contoh dari pinjaman jangka panjang tersebut? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Gambar by pintu.co.id

Contoh Utang Wesel Jangka Panjang

Utang wesel sering di sebut dengan istilah wesel bayar. Kemudian, utang wesel jangka panjang menyajikan berbagai informasi tentang kewajiban membayar utang. Mulai dari jumlah pokok uang yang harus di bayar, jangka waktu pembayaran, tingkat suku bunga pinjaman, dan berbagai kesepakatan lainnya. Berikut ini adalah contoh dari pinjaman jangka panjang tersebut, antara lain:

1. Interest Bearing Note

Intereset Bearing Note atau di kenal dengan IBN adalah jenis utang wesel yang memiliki bunga dan di lengkapi dengan kupon tertentu. Kupon tersebut berisi informasi mengenai tingkat bunga pinjaman, uang pokok yang di pinjam, dan jatuh tempo. Selanjutnya, penerima pinjaman harus mengembalikan dana sesuai dengan tingkat kupon dan jatuh tempo.

2. Wesel Bayar Jangka Panjang

Utang wesel yang di bayarkan dalam jangka panjang kepada bank atau peminjam adalah wesel bayar jangka panjang. Kemudian, perjanjian pembayaran tersebut di lakukan dengan jangka waktu lebih dari satu tahun atau satu siklus operasional perusahaan. Keberadaan jenis utang wesel tersebut lebih memudahkan perusahaan dalam membayar dan melakukan kalkulasi pinjamannya dari bank.

Gambar by apakahyang.com

3. Long Term Notes Payable

Contoh utang wesel jangka panjang yang ketiga adalah long term notes payable. Kemudian, jenis utang wesel tersebut memiliki jatuh tempo pembayaran lebih dari satu tahun yang sesuai dengan kesepakatan antara pemberi dan penerima pinjaman. Dengan kata lain, tanggal pembayaran pinjaman harus di sepakati oleh kedua belah pihak, baik peminjam dan pemberi pinjaman.

4. Wesel Bayar Jangka Panjang Berbunga

Tingkat bunga yang di berikan wesel bayar jangka panjang berbunga sudah di tetapkan dan di bayarkan pada periode waktu yang telah di tentukan sampai tanggal jatuh tempo. Artinya, pinjaman utang tersebut memiliki bunga yang sudah di tetapkan dan di bayarkan sebelumnya dalam waktu yang sudah di sepakati bersama. Kemudian, penerbit wesel bayar menyatakan bahwa janji pembayaran jumlah pokok uang yang belum di bayarkan pada tanggal jatuh tempo. Selain itu, juga meminta pembayaran bunga di lakukan secara periodik kepada kreditur. Wesel bayar jangka panjang berbunga ini dapat di bayarkan dengan periode lebih dari satu tahun dengan syarat telah melakukan kesepakatan bersama.

5. Wesel Bayar Jangka Panjang Tanpa Bunga

Wesel bayar jangka panjang tanpa bunga tidak mengharuskan membayarkan bunga secara berkala kepada kreditur. Debitur atau penerima pinjaman yang menerbitkan wesel hanya perlu membayarkan nominal jumlah uang pokok yang di sepakati ketika menerbitkan wesel. Artinya, jumlah utang pokok telah di setujui bersama. Pencatatan wesel tersebut adalah di bawah kewajiban jangka panjang dalam sisi kewajiban neraca. Jadi, pihak debitur hanya akan membayarkan jumlah uang pokok yang di pinjam tanpa wajib melampirkan bunga pada tanggal jatuh tempo.

Gambar by warsidi.com

Demikian penjelasan menarik tentang pengertian dan contoh utang wesel jangka panjang yang di sampaikan dalam artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.