Mengenal Apa Itu Strategi Korporasi dan Contohnya

Strategi Korporasi dan Contohnya

Themarketmogul.comStrategi Korporasi dan Contohnya. Strategi korporasi merupakan sebuah rencana komprehensif dalam jangka panjang yang buat oleh perusahaan. Hal tersebut berfungsi untuk mengarahkan semua pengoperasian bisnis dalam mencapai tujuan utama perusahaan. Kemudian, strategi tersebut melibatkan pengambilan keputusan yang bersifat menyeluruh, mulai dari alokasi sumber daya, diversifikasi bisnis, strategi pemasaran, dan cara perusahaan beroperasi. Lalu, apa contoh dari strategi tersebut? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Gambar by gramedia.com

Contoh Strategi Korporasi

Dalam bisnis, strategi korporasi berperan penting dalam mencapai sasaran, kesuksesan jangka panjang, mengembangkan pemasaran, dan memaksimalkan pangsa pasar. Kemudian, cara penyusunannya dapat di lakukan dengan menganalisis strategi eksternal dan internal, formulasi tujuan, sasaran dan strategi, serta implementasi. Selain itu, beberapa komponen yang harus masuk ke dalam strategi tersebut, mulai dari visi, tujuan, alokasi sumber daya, dan prioritas. Berikut ini adalah contoh strategi perencanaan komprehensif yang bisa di terapkan, antara lain:

1. Strategi Pertumbuhan

Strategi pertumbuhan adalah sebuah pendekatan yang di gunakan untuk mencapai tujuan yang di tentukan. Mulai dari memperluas ukuran perusahaan, pangsa pasar, dan cakupan produk. Kemudian, ada beberapa bentuk strategi pertumbuhan yang bisa di ketahui, antara lain:

  • Konsentrasi : Perusahaan di fokuskan dengan bisnis utama yang di lakukan untuk menambah produk dan memperluas pasar. Contohnya adalah perusahaan teknologi Bose Corporation yang mengembangkan produk audio inovatif.
  • Integrasi Vertikal Mundur : Perusahaan menjadi distributornya sendiri. Contohnya adalah Indomaret yang memproduksi produk tisu sendiri.
  • Integrasi Vertikal Maju : Perusahaan mengambil peran sebagai distributor. Contohnya adalah Apple yang membangun toko resminya.
  • Integrasi Horizontal : Perusahaan yang tumbuh dengan proses penggabungan dari kompetitornya dalam industri yang sama. Contohnya adalah merger antara “Indosat Ooredoo” dan “Tri Indonesia.”
  • Diversifikasi : Aktivitas yang di lakukan perusahaan dalam memperluas bisnis ke industri yang berbeda. Contohnya adalah akuisisi oleh Google terhadap YouTube dan DoubleClick. 
Gambar by bilsonsimamora.com

2. Strategi Kestabilan

Strategi kestabilan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mempertahankan operasi bisnis tanpa melakukan perubahan. Kemudian, strategi tersebut bisa di terapkan dalam lingkungan yang stabil dan tidak membutuhkan pertumbuhan besar. Adapun beberapa strategi yang bisa di terapkan, antara lain:

  • No Change Strategy : Strategi yang memberikan keuntungan kepada perusahaan.
  • Profit Strategy : Strategi tersebut di lakukan dengan berbagai cara untuk mempertahankan keuntungan yang di dapatkan.
  • Pause atau Proceed with Caution Strategy : Strategi ini di gunakan dalam waktu yang sementara, sampai perusahaan kembali normal. 

3. Strategi Pembaharuan

Strategi pembaharuan merupakan strategi yang di gunakan perusahaan yang mengalami masalah dan membutuhkan perubahan. Adapun beberapa strategi yang bisa di terapkan, antara lain:

  • Retrenchment Strategy :Strategi tersebut di lakukan dengan tindakan jangka pendek dalam mengatasi masalah yang lebih kecil. Mulai dari pemangkasan biaya dan revitalisasi operasional. Tujuannya untuk mengembalikan kinerja yang lebih baik.
  • Turnaround Strategy : Strategi ini bisa di terapkan perusahaan yang menghadapi masalah dan melibatkan pemangkasan biaya. Contohnya adalah CIT Group yang menjual unit bisnis keuangan pesawat dengan berfokus pada peminjaman komersial.
  • Divestment Strategy : Strategi yang di lakukan dengan menjual aset dan pemotongan departemen yang mengalami kerugian.
Gambar by klikpajak.id

Demikian penjelasan menarik tentang mengenal apa itu strategi korporasi dan contohnya yang di sampaikan dalam artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.